<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-6120587529637854737</id><updated>2011-11-08T03:43:44.736-08:00</updated><title type='text'>Menggapai Mimpi</title><subtitle type='html'>Sisi Lain dari mata rantai sosial masyarakat</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://budimumpuni.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6120587529637854737/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://budimumpuni.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>budimumpuni</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02756059569815605270</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/-JuAdsTpKqN8/TrkVyoxEG9I/AAAAAAAAAEo/zdaHooJNqXA/s220/PIC_0556_1.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>11</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6120587529637854737.post-5613831205756784865</id><published>2009-12-15T05:19:00.000-08:00</published><updated>2009-12-15T05:19:52.339-08:00</updated><title type='text'>Penghujung tahun</title><content type='html'>Hujan baru saja reda. Setelah beberapa saat mengguyur dengan derasnya. Jalanan menuju rumah saya nampak becek. Di beberapa tempat malah membentuk kubangan lumpur. Maklum saja jalanan kampung. Tak ada perkerasan batu apalagi di aspal. Hanya terbentuk dari rintisan orang2 lewat.

Segera saya copot sepatu dan lintingkan celana hungga sebatas lutut. Sebuah upaya untuk menghindari kotoran lumpur dan juga terpeleset jatuh.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6120587529637854737-5613831205756784865?l=budimumpuni.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://budimumpuni.blogspot.com/feeds/5613831205756784865/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://budimumpuni.blogspot.com/2009/12/penghujung-tahun.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6120587529637854737/posts/default/5613831205756784865'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6120587529637854737/posts/default/5613831205756784865'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://budimumpuni.blogspot.com/2009/12/penghujung-tahun.html' title='Penghujung tahun'/><author><name>budimumpuni</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02756059569815605270</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/-JuAdsTpKqN8/TrkVyoxEG9I/AAAAAAAAAEo/zdaHooJNqXA/s220/PIC_0556_1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6120587529637854737.post-3264708480654770063</id><published>2009-01-19T03:25:00.000-08:00</published><updated>2011-05-24T23:22:42.423-07:00</updated><title type='text'>Hindari  Prasangka Buruk</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/-9oWQhoG11CA/TdygKNjh_DI/AAAAAAAAADE/a7It9KGDVbE/s1600/index.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 240px; height: 180px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-9oWQhoG11CA/TdygKNjh_DI/AAAAAAAAADE/a7It9KGDVbE/s320/index.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5610535333094620210" /&gt;&lt;/a&gt;
Bos saya, pagi ini nampak uring-uringan. Tidak seperti biasanya- pembawaannya kalem dan tenang-wajahnya nampak ditekuk dan sedikit angker. Ketika melintas di depan kami tadi, tidak terucap satu katapun. Padahal kami telah memberinya salam. Pintu ruangannya pun terdengar di banting. Kami pun bertanya-tanya ada,ya?

Tak lama berselang, salah seorang teman saya dipanggil  ke dalam ruangannya. Samar-samar terdengar suara keras-suara bos saya-sepertinya sedang memarahi. Kami saling memandang,harap-harap cemas.  Mungkin, berikutnya giliran saya.
Untuk menenangkan hati, saya mengambil segelas air putih  dari depenser. Konon, meminum segelas air putih akan meredakan saraf2 yang tegang. Selain itu  air putih ditenggarai banyak sekali manfaatnya bagi tubuh. Seperti melancarkan pencernaan, menyehatkan ginjal, menjaga kulit tetap segar.

Teman saya sudah keluar dari ruangan bos. Seulas senyum menghiasi wajahnya. Lho, kok?  Dimarah-marahi  malah senyum-senyum begitu.Hmm, ada apa ya? Lalu saya dan teman-teman yang lainnya menghampiri mejanya. Mencari tahu yang terjadi di dalam ruangan bos tadi.
Ternyata teman saya itu dikasih bonus sama bos. Dan suara keras bos yang tadi terdengar  sedang bicara lewat telepon dengan seseorang. Jadi, kami telah berprasangka buruk kepada bos.

Makanya, hindari prasangka buruk terhadap seseorang!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6120587529637854737-3264708480654770063?l=budimumpuni.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://budimumpuni.blogspot.com/feeds/3264708480654770063/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://budimumpuni.blogspot.com/2009/01/hindari-prasangka-buruk.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6120587529637854737/posts/default/3264708480654770063'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6120587529637854737/posts/default/3264708480654770063'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://budimumpuni.blogspot.com/2009/01/hindari-prasangka-buruk.html' title='Hindari  Prasangka Buruk'/><author><name>budimumpuni</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02756059569815605270</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/-JuAdsTpKqN8/TrkVyoxEG9I/AAAAAAAAAEo/zdaHooJNqXA/s220/PIC_0556_1.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-9oWQhoG11CA/TdygKNjh_DI/AAAAAAAAADE/a7It9KGDVbE/s72-c/index.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6120587529637854737.post-6615774316275827160</id><published>2009-01-19T03:22:00.000-08:00</published><updated>2009-01-19T03:24:46.423-08:00</updated><title type='text'>BBM turun Rakyat tetap manyun</title><content type='html'>Tanggal 15 januari ini, pemerintah menurunkan kembali harga BBM. Ini kali yang ketiga- seiring turunnya harga minyak dunia- pemerintah melakukannya. Rakyat pun menyambutnya biasa-biasa saja. Tidak seperti pada saat harga BBM dinaikkan . Gelombang demo pun bermunculan di berbagai daerah. Rakyat dengan serempak turun ke jalanan. Sedang saat harga BBM turun seperti sekarang ini, rakyat menyambutnya adem ayem. Malah terkesan rakyat cuma bisa manyun.

Tentu saja, karena ongkos angkutan tidak ikut turun. Pihak ORGANDA pun seolah ragu , karena adanya tarik ulur dengan pengusaha angkutan. Pemerintah pun-mengenai ongkos angkutan- seolah kehilangan taji- tidak bisa berbuat banyak. Banyak alasan mengapa pengusaha tidak atau belum mau menurunkan nya seperti yang diusulkan ORGANDA. Tingginya harga suku cadang dan perawatan kendaraan dikarenakan tingginya nilai dolar terhadap rupiah.

Kalau sudah begitu siapa yang terkena imbasnya? Tentu saja RAKYAT. Dan mereka cuma bisa manyun.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6120587529637854737-6615774316275827160?l=budimumpuni.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://budimumpuni.blogspot.com/feeds/6615774316275827160/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://budimumpuni.blogspot.com/2009/01/bbm-turun-rakyat-tetap-manyun.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6120587529637854737/posts/default/6615774316275827160'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6120587529637854737/posts/default/6615774316275827160'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://budimumpuni.blogspot.com/2009/01/bbm-turun-rakyat-tetap-manyun.html' title='BBM turun Rakyat tetap manyun'/><author><name>budimumpuni</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02756059569815605270</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/-JuAdsTpKqN8/TrkVyoxEG9I/AAAAAAAAAEo/zdaHooJNqXA/s220/PIC_0556_1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6120587529637854737.post-6778472141080421630</id><published>2008-12-24T08:55:00.000-08:00</published><updated>2008-12-24T09:07:05.885-08:00</updated><title type='text'>5 Karakter Seorang Entrepreuneur</title><content type='html'>&lt;div&gt;Untuk menjadi Entrepreuneur, tidak cukup hanya memiliki pengetahuan tentang bisnis tetapi juga membutuhkan karakter atau jiwa Entrepreuneur. Seberapa besar karakter Entrepreuneur seseorang bisa kita lihat dari beberapa pertanyaan yang akan diajukan kepada anda.

1. Berapa besar komitmen anda?
Seorang entrepreneur sukses memiliki komitmen yang besar terhadap bisnisnya. Mudah dipahami memang, tapi sulit dalam prakteknya. Jika anda masih berangan-angan memiliki bisnis sendiri dan belum memulainya, barangkali anda mesti memperkuat komitmen anda dan siap dengan segala resikonya. Bagaimanapun, tak satupun bisnis di dunia ini yang aman dari resiko. Walau begitu, resiko juga bisa dimanajemen bukan?

2. Apakah gelas Anda setengah penuh atau setengah kosong?

Tidak semua orang optimis adalah entrepreneur, tetapi hampir semua entrepreneur adalah orang-orang optimis. Setiap entrepreneur biasanya memiliki kemampuan melihat
kesempatan positif dari suatu tantangan situasi. Tanpa keyakinan optimistis, maka akan sulit memotivasi karyawan, bertahan pada masa-masa sulit dan mengembangkan bisnis.

3. Apakah Anda senang membuat keputusan

Keputusan berarti komitmen. Keputusan yang salah bisa mengarah pada masalah dan menghilangkan rasa hormat dari suatu kelompok. Memiliki sebuah bisnis -khususnya yang modalnya tidak besar berarti harus siap membuat keputusan dengan market research terbatas dan informasi yang kurang lengkap. Nah, kira-kira apakah anda senang membuat keputusan-keputusan demikian?

4. Apakah anda memiliki uang untuk membuat cita-cita bisnis anda terwujud?

Jangan berhenti dulu dari pekerjaan sehari-hari, sampai anda memiliki modal yang cukup untuk kelangsungan bisnis. Memenuhi kebutuhan keuangan untuk bisnis tidaklah mudah dan perlu pengorbanan pribadi –apakah itu dari tabungan, pinjaman bank, dll-. anda juga harus siap jika ternyata ada yang tidak berjalan sesuai rencana. Nah, apakah anda sanggup menyokong kelangsungan business plan agar bisnis anda tetap bertahan?

5. Apakah anda senang menjual?

Dalam bisnis, penjualan adalah bagian alami dari segala pekerjaan–bahkan jika mereka tidak pernah bekerja di bidang penjualansekalipun-. Sebagai seorang entrepreneur, pekerjaan anda adalah ‘menjual’. Menjual produk anda, visi perusahaan dan diri anda
sendiri. Dan anda harus melakukan ini setiap hari, dalam setiap waktu. Jika anda menikmatinya, anda memang seorang entrepreneur sejati.

Jika anda menjawab YA pada sebagian besar pertanyaan-pertanyaan di atas, berarti anda memiliki karakter entrepreneur dan siap untuk memiliki bisnis sendiri.

Tetapi jika sebagian besar jawabannya adalah TIDAK, sebaiknya pertimbangkan untuk menggaet partner bisnis untuk membantu membuat rencana bisnis anda menjadi kenyataan. &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6120587529637854737-6778472141080421630?l=budimumpuni.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://budimumpuni.blogspot.com/feeds/6778472141080421630/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://budimumpuni.blogspot.com/2008/12/5-karakter-seorang-entrepreuneur.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6120587529637854737/posts/default/6778472141080421630'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6120587529637854737/posts/default/6778472141080421630'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://budimumpuni.blogspot.com/2008/12/5-karakter-seorang-entrepreuneur.html' title='5 Karakter Seorang Entrepreuneur'/><author><name>budimumpuni</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02756059569815605270</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/-JuAdsTpKqN8/TrkVyoxEG9I/AAAAAAAAAEo/zdaHooJNqXA/s220/PIC_0556_1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6120587529637854737.post-1539963512905065294</id><published>2008-12-24T08:45:00.000-08:00</published><updated>2008-12-24T08:53:22.285-08:00</updated><title type='text'>Bisnis Internet, Bisnis yang paling menjanjikan</title><content type='html'>&lt;div&gt;Hampir semua orang punya cita-cita ingin memiliki bisnis sendiri. Tapi sering kali, mereka bingung bagaimana memulainya, bisnis apa yang harus mereka geluti dan bagaimana pula prospeknya.

Adalah “INC” -media bisnis terkemuka di Amerika- belum lama ini merilis informasi penting bagi para pebisnis yang ingin mengetahui bisnis yang prospeknya paling menjanjikan hingga lebih dari 10 tahun mendatang. Mereka adalah:

1. Internet Bisnis, data processing dan jasa informasi lainnya
2. Sistem komputer dan jasa yang berhubungan dengannya
3. Sofware
4. Jasa ketenagakerjaan
5. Konsultasi: management,science, dan teknis
6. Home Health Care
7. Jasa penasihat keuangan pribadi
8. Jasa perawatan anak
9. Seni, hiburan dan rekreasi
10. Fim/video

Dari data tersebut, terlihat bisnis nomor SATU yang paling menjanjikan hingga lebih dari 10 tahun mendatang adalah internet bisnis

Revolusi informasi memang tengah berjalan…. Seperti juga ketika mobil yang ‘merevolusi’ kereta kuda, kamera digital yang mulai menggantikan kamera manual dan kini INTERNET juga telah mengubah kebiasaan masyarakat dalam mencari informasi dan berbisnis.

Dan sekarang kita –atau setidaknya anak muda sekarang yang menjadi future market- semakin sering mendengar kata-kata seperti ini, “Lihat di internet aja” atau “Cari di internet aja”.

Apapun… Mulai dari membandingkan harga gadget, booking tiket pesawat, lihat berita terkini, lihat iklan penjualan rumah atau mobil, beli macam-macam barang, dan masih banyak lagi. "Apapun bisnisnya", internet tempat jualannya.

Internet memang tempat menjadi pemasaran produk dan jasa yang paling menjanjikan saat ini. Karena jangkauan yang luas, ke seluruh dunia. Selain itu juga karena pasarnya yang tertarget dan sistem otomatisasinya, membuat pemasaran jadi lebih efektif dan efisien dari segi biaya, waktu dan tenaga. &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6120587529637854737-1539963512905065294?l=budimumpuni.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://budimumpuni.blogspot.com/feeds/1539963512905065294/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://budimumpuni.blogspot.com/2008/12/bisnis-internet-bisnis-yang-paling.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6120587529637854737/posts/default/1539963512905065294'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6120587529637854737/posts/default/1539963512905065294'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://budimumpuni.blogspot.com/2008/12/bisnis-internet-bisnis-yang-paling.html' title='Bisnis Internet, Bisnis yang paling menjanjikan'/><author><name>budimumpuni</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02756059569815605270</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/-JuAdsTpKqN8/TrkVyoxEG9I/AAAAAAAAAEo/zdaHooJNqXA/s220/PIC_0556_1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6120587529637854737.post-2034097692294156677</id><published>2008-12-24T08:27:00.000-08:00</published><updated>2008-12-24T08:41:06.187-08:00</updated><title type='text'>Si Bocah Penyemir Sepatu</title><content type='html'>&lt;div&gt;Sambil menunggu kedatangan kereta api, saya memilih untuk duduk-duduk di ruang tunggu stasion. Sengaja saya memilih bangku di pojok menghadap pelataran parkir agar dapat menikmati pemandangan kota Jakarta menjelang senja. Station Gambir saat itu memang sedang ramai. Maklumlah, menjelang akhir pekan banyak warga masyarakat untuk bepergian menggunakan jasa kereta api. Antrian panjang pun terlihat di loket penjualan karcis. Terutama di loket untuk rute ke jawa tengah dan jawa timur.

Baru saja saya membuka lipatan Koran sore, seorang bocah datang menghampiri. Di tangan kiri nya menggenggam kotak kayu yang berisi beberapa kaleng semir, sikat, dan lap. Dengan sedikit basa-basi, dia menawarkan jasa menyemir sepatu. Saya hanya mengangguk. Sedetik kemudian sepasang sepatu berpindah kepangkuan si bocah dan sepasang sandal jepitnya bertengger di bawah kakiku.
Saya menyempatkan waktu untuk ngobrol dengan nya. Diantara gerakan tangan kecil nya- mengosok dan melap sepatu- mulutnya tak henti-hentinya berceloteh disertai mimik wajah yang lucu.

Usia si bocah sekitar 10 tahun. Dia nyambi nyemir sepatu selepas sekolah untuk membantu ibunya- seorang janda tukang cuci pakaian- serta seorang adiknya yang berusia 5 tahun. Seharinya si bocah bisa memperoleh penghasilan 10-20 ribu. Lumayan, uang sebesar itu bisa untuk membeli beras dan sisanya untuk jajan atau di tabung. &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6120587529637854737-2034097692294156677?l=budimumpuni.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://budimumpuni.blogspot.com/feeds/2034097692294156677/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://budimumpuni.blogspot.com/2008/12/si-bocah-penyemir-sepatu.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6120587529637854737/posts/default/2034097692294156677'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6120587529637854737/posts/default/2034097692294156677'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://budimumpuni.blogspot.com/2008/12/si-bocah-penyemir-sepatu.html' title='Si Bocah Penyemir Sepatu'/><author><name>budimumpuni</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02756059569815605270</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/-JuAdsTpKqN8/TrkVyoxEG9I/AAAAAAAAAEo/zdaHooJNqXA/s220/PIC_0556_1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6120587529637854737.post-8877426765503941502</id><published>2008-12-21T22:22:00.000-08:00</published><updated>2008-12-24T08:24:42.394-08:00</updated><title type='text'>Bisnisku, Hobiku</title><content type='html'>Hari ini, saya menerima e-mail dari seorang sahabat. Beliau ini termasuk salah seorang internet marketer kelas dunia. Salah seorang Pemilik pusat pembelajaran internet marketing di Indonesia. Dalam e-mailnya tersebut memaparkan bisnis yang berasal dari hobi. Bisakah sebuah bisnis yang berasal dari hobi bisa berkembang dan sukses?

Hal yang menarik dari membuka bisnis yang berasal dari hobi adalah kita tahu betul kalau kita akan menikmatinya. Kita juga akan lebih “fun” dalam mengerjakannya. Dan tentu saja nggak bosan-bosan.

Namun begitu , sebelumnya tentunya kita harus mematangkan konsep nya terlebih dahulu, kemudian melakukan market research dan merancang bisnis plannya.
Sebelum melangkah dan memutuskan hobi menjadi sebuah bisnis, ada beberapa pertanyaan yang perlu diajukan pada diri kita sendiri.

1.Apakah anda bersedia melakukan sesuatu yang berulang-ulang?

Diharuskan mengerjakan sesuatu secara berulang-ulang dengan baik tentu sangat berbeda dengan mengerjakan aktifitas rekreasi ( hobi) tanpa tekanan dan target bisnis.
Tentu saja jika ingin mengubah hobi menjadi bisnis, kita harus siap dengan konsekuensi ini.

2.Apakah hobi anda cukup berharga untuk dijadikan bisnis?

Jangan hanya memikirkan kesenangan kita semata. Lakukanlah “market research” sebelum membuat hobi anda menjadi bisnis.Jika prospeknya kurang menguntungkan, sebaiknya jangan dilanjutkan……..

3. Apakah hobi bisa tetap memotivasi anda dalam menjalankan bisnis hingga 15-20 tahun mendatang?

Tantangan nyata dalam menjalani bisnis yang berasal dari hobi adalah bagaimana membuat hobi tersebut tetap menantang, menarik dan berarti sebagai bisnis dalam 15-20 tahun mendatang. Untuk itu, buat daftar mengenai hal-hal yang paling menarik dan menantang bagi anda. Lalu tetapkan satu atau dua ide paling potensial yang bisa memotivasi anda dalam menjalankan bisnis;

4. Apakah anda tetap akan menikmatinya walau...

Jika kelak anda diharuskan menghasilkan 10 ribu karya atau melakukan hobi anda ratusan kali setiap tahun, apakah anda akan tetap menikmati hobi anda?

Intinya, memang tidak ada yang salah dengan membuat hobi menjadi bisnis.

Bagaimana menurut anda?&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6120587529637854737-8877426765503941502?l=budimumpuni.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://budimumpuni.blogspot.com/feeds/8877426765503941502/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://budimumpuni.blogspot.com/2008/12/bisnisku-hobiku.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6120587529637854737/posts/default/8877426765503941502'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6120587529637854737/posts/default/8877426765503941502'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://budimumpuni.blogspot.com/2008/12/bisnisku-hobiku.html' title='Bisnisku, Hobiku'/><author><name>budimumpuni</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02756059569815605270</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/-JuAdsTpKqN8/TrkVyoxEG9I/AAAAAAAAAEo/zdaHooJNqXA/s220/PIC_0556_1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6120587529637854737.post-4949883437715815890</id><published>2008-12-21T22:17:00.001-08:00</published><updated>2008-12-21T22:20:32.731-08:00</updated><title type='text'>Pupuk Langka Petani Berduka</title><content type='html'>Seperti diberitakan di berbagai media massa, baik media cetak atau media elektronik para petani di berbagai daerah  mengeluhkan kelangkaan pupuk.Stok pupuk di KUD habis karena distribusi dari pabrik terlambat.Padahal kebutuhan akan pupuk bagi mereka-pada masa tanam- sangatlah vital dan tidak bisa di tunda lagi. Karena jika terlambat memberi pupuk kepada tanaman akan berakibat gagal panen. Dan jika hal itu yang terjadi , berarti para petani harus rela gigit jari dan siap-siap cari utangan untuk menyambung hidup untuk masa panen berikutnya.
Untuk mengantipasinya, tentu saja mereka-para petani- berusaha untuk mendapatkan pupuk dengan berbagai cara.  Yang terakhir-termasuk nekad- dengan membajak truk-truk pengangkut pupuk yang kebetulan melintas di daerah mereka. Membajak disini dengan baik-baik. Mereka memaksa  menurunkan  pupuk tersebut dan langsung membelinya sesuai kebutuhan  mereka. 
Kelangkaan pupuk  membuat para petani berduka. Siapakah yang peduli mereka? Pemerintah sebagai otoritas pupuk  sepertinya tutup mata. Tidak ada tindakan yang nyata untuk mengatasi itu semua. Sepertinya ada yang memancing ikan di air keruh. Siapa? Entahlah……………&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6120587529637854737-4949883437715815890?l=budimumpuni.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://budimumpuni.blogspot.com/feeds/4949883437715815890/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://budimumpuni.blogspot.com/2008/12/pupuk-langka-petani-berduka_21.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6120587529637854737/posts/default/4949883437715815890'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6120587529637854737/posts/default/4949883437715815890'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://budimumpuni.blogspot.com/2008/12/pupuk-langka-petani-berduka_21.html' title='Pupuk Langka Petani Berduka'/><author><name>budimumpuni</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02756059569815605270</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/-JuAdsTpKqN8/TrkVyoxEG9I/AAAAAAAAAEo/zdaHooJNqXA/s220/PIC_0556_1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6120587529637854737.post-2466637324403762240</id><published>2008-12-20T03:53:00.000-08:00</published><updated>2011-05-24T23:03:45.695-07:00</updated><title type='text'>Tradisi Minum Teh</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/-t9ftXOhYTWo/Tdybby_B_BI/AAAAAAAAAC8/eDMawQIU49Q/s1600/Teh.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 150px; height: 128px;" src="http://3.bp.blogspot.com/-t9ftXOhYTWo/Tdybby_B_BI/AAAAAAAAAC8/eDMawQIU49Q/s320/Teh.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5610530137641712658" /&gt;&lt;/a&gt;
Di kota-kota besar, kebiasaan minum teh dilakukan masyarakatnya tidak melulu di rumah tetapi bisa di kafe atau restoran besar. Dengan mengajak teman atau keluarga nya atau kadang rekan bisnisnya, mereka bisa betah duduk berlama-lama hanya dengan hidangan secangkir teh hangat. Tentu saja harga secangkir teh bisa mencapai puluhan ribu rupiah. Hal yang wajar dan sah-sah saja dan bagi orang berduit-kebanyakan masyarakat kota- sepertinya NO PROBLEM. Karena kesenangan dan kenikmatan minum teh bagi mereka adalah segalanya.

Bagi kaum marjinal, kebiasaan minum teh di lakukan di warung kaki lima-yang banyak di jumpai hampir di sudut-sudut kota. Menunya juga tidak melulu secangkir teh. Ada camilannya juga: Ubi , Singkong,bakwan,tempe, roti, dsbnya. Harganya pun murah meriah. Dijamin tidak lebih dari 3 ribu perak.

Kebiasaan minum teh bagi saya adalah minum teh bersama istri, dan anak-anak di rumah.

Bagaimana  dengan anda?&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6120587529637854737-2466637324403762240?l=budimumpuni.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://budimumpuni.blogspot.com/feeds/2466637324403762240/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://budimumpuni.blogspot.com/2008/12/tradisi-minum-teh.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6120587529637854737/posts/default/2466637324403762240'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6120587529637854737/posts/default/2466637324403762240'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://budimumpuni.blogspot.com/2008/12/tradisi-minum-teh.html' title='Tradisi Minum Teh'/><author><name>budimumpuni</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02756059569815605270</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/-JuAdsTpKqN8/TrkVyoxEG9I/AAAAAAAAAEo/zdaHooJNqXA/s220/PIC_0556_1.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/-t9ftXOhYTWo/Tdybby_B_BI/AAAAAAAAAC8/eDMawQIU49Q/s72-c/Teh.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6120587529637854737.post-6935227922140680226</id><published>2008-12-18T06:47:00.001-08:00</published><updated>2008-12-18T06:52:16.085-08:00</updated><title type='text'>ngantri beli gas</title><content type='html'>Berhubung minyak tanah sudah mulai ditarik dari pasaran, pemerintah memberikan konversi pengganti yaitu kompor gas berikut tabung gas 3 kg, lebih murah, praktis, effesien dan tersedia banyaaaaaak di pasaran. Dan masyarakat pun berbondong2 dan mungkin setengah terpaksa beralih ke bahan bakar gas dan harus ikhlas meninggalkan minyak tanah-sang primadona rakyat kecil-yang sudah berpuluh2 tahun jadi idola masyarakat kecil.


Tetapi, kenyataannya.....berhari-hari masyarakat kita, termasuk keluarga saya harus rela &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;ANTRI&lt;/span&gt; berjam-jam hanya untuk mendapatkan-tentu saja dengan membeli- 1 tabung gas. Harganya pun jauh di harga biasa. Kok bisa ya? siapa yang salah? atau kita diam saja: terserah pemerintah? Sebagai Masyarakat kecil, sebagian dari kita cuma bisa pasrah dan nerimo.....&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6120587529637854737-6935227922140680226?l=budimumpuni.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://budimumpuni.blogspot.com/feeds/6935227922140680226/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://budimumpuni.blogspot.com/2008/12/ngantri-beli-gas_18.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6120587529637854737/posts/default/6935227922140680226'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6120587529637854737/posts/default/6935227922140680226'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://budimumpuni.blogspot.com/2008/12/ngantri-beli-gas_18.html' title='ngantri beli gas'/><author><name>budimumpuni</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02756059569815605270</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/-JuAdsTpKqN8/TrkVyoxEG9I/AAAAAAAAAEo/zdaHooJNqXA/s220/PIC_0556_1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6120587529637854737.post-7091402926429083242</id><published>2008-12-18T04:45:00.000-08:00</published><updated>2008-12-18T04:54:21.971-08:00</updated><title type='text'>mimpi</title><content type='html'>Semua orang-termasuk saya-setiap hari mempunyai mimpi. Bagi saya, hidup ini terasa hampa tanpa mimpi. Mimpi saya hari ini-bertemu teman, kawan, sahabat, kolega-berkumpul di suatu tempat sambil bersenda gurau-tertawa bersama.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6120587529637854737-7091402926429083242?l=budimumpuni.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://budimumpuni.blogspot.com/feeds/7091402926429083242/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://budimumpuni.blogspot.com/2008/12/mimpi.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6120587529637854737/posts/default/7091402926429083242'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6120587529637854737/posts/default/7091402926429083242'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://budimumpuni.blogspot.com/2008/12/mimpi.html' title='mimpi'/><author><name>budimumpuni</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02756059569815605270</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/-JuAdsTpKqN8/TrkVyoxEG9I/AAAAAAAAAEo/zdaHooJNqXA/s220/PIC_0556_1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
